Bismillahirrahmanirrahim
Posted by : Tulisan Tandi
Selasa, 19 Agustus 2014
Pengertian jaringan komputer
Adalah sebuah sistem
yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja
bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja
yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau
tanpa kabel. Masing-masing nodes berfungsi sebagai stasiun kerja
(workstations).
TUJUAN JARINGAN
1. Jaringan
memungkinkan manajemen sumber daya lebih
efisien.
2. Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap handal dan up-
to-date.
3. Jaringan membantu
mempercepat proses berbagi data (data sharing).
4. Jaringan
memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih
efisien.
5. Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih
efektif.
Komponen
utama dalam jaringan :
¡ Host
atau node, yaitu sistem komputer yang berfungsi sebagai sumber atau penerima
dari data yang dikirimkan.
¡ Server
: komputer tempat penyimpanan data dan program-program aplikasi yang digunakan
dalam jaringan.
¡ Client
: komputer yang dapat mengakses sumber daya (berupa data dan program aplikasi)
yang ada pada server.
¡ Shared
pheriperal : peralatan-peralatan yang terhubung dan digunakan dalam jaringan
(misalnya, printer, scanner, harddisk, modem, dan lain-lain).
¡ Link,
adalah media komunikasi yang menghubungkan antara node yang satu dengan node
lainnya. Media ini dapat berupa saluran transmisi kabel dan tanpa kabel,
¡ Software
(Perangkat Lunak), yaitu program yang mengatur dan mengelola jaringan secara
keseluruhan. Termasuk di dalamnya sistem operasi jaringan yang berfungsi
sebagai pengatur komunikasi data dan periferal dalam jaringan.
Jenis – Jenis Kabel Jaringan
1. Kabel Coaxial
Coaxial banyak digunakan di jaringan lokal karena biaya pembangunan jaringannya relatif murah,
biasanya kabel ini digunakan pada ring.
Coaxial banyak digunakan di jaringan lokal karena biaya pembangunan jaringannya relatif murah,
biasanya kabel ini digunakan pada ring.

Gambar Kabel Coaxial.
Jenis – jenis kabel Coaxial
|
Type
|
Hambatan
|
Digunakan untuk
|
|
RG-8
|
50 ohm
|
Thick Ethernet
|
|
RG-11
|
50 ohm
|
Thick Ethernet
|
|
RG-58
|
50 ohm
|
Thin Ethernet
|
|
RG-59
|
75 ohm
|
Kabel TV
|
|
RG-62
|
93 ohm
|
ARCnet
|
2. UTP ( Unshielded Twisted Pair )
Gambar Kabel UTP
Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
merupakan sepasang kabel yang di-twist/dililit satu sama lain
dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari
dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan
komputer terdiri dari 4 pasang kabel / 8kabel). UTP dapat mempunyai transfer
rate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu
maximum 100m.
Terdapat
5 kategori kabel UTP :
1. Category
(CAT) 1
Digunakan untuk
telekomunikasi telepon dan tidak sesuai untuk transmisi data.
2. Category (CAT) 2
Jenis UTP ini dapat
melakukan transmisi data sampai kecepatan 4 Mbps.
3. Category (CAT) 3
Digunakan untuk
mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 10 Mbps.
4. Category
(CAT) 4
Digunakan untuk
mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 16 Mbps.
5. Category (CAT) 5
Merupakan jenis yang
paling popular dipakai dalam jaringan komputer di dunia pada saat ini.
Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 100
Mbps.
3. STP ( Shielded Twisted Pair )
Secara fisik kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar dimulai dari kontruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik. Kekurangan STP kabel lainnya adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksi dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya.
4. Fiber Optic
Fiber Optic mempunyai dua mode transmisi, yaitu single mode dan multi mode. Single mode menggunakan sinar laser sebagai media transmisi data sehingga mempunyai jangkauan yang lebih jauh. Sedangkan multimode menggunakan LED sebagai media transmisi.
Perangkat Keras (Hardware) dalam Jaringan Komputer
Perangkat Keras (Hardware) Jaringan Komputer adalah
perangkat yang secara fisik dapat dilihat dan diraba, yang membentuk suatu
kesatuan, sehingga dapat membangun sebuah jaringan komputer. Untuk dapat
membangun sebuah jaringan komputer, ada beberapa perangkat keras jaringan
komputer yang harus diketahui. Berikut adalah beberapa contoh dari perangkat
keras jaringan komputer
1. NIC (Network Interface Card)
NIC (Network Interface
Card) atau yang biasa disebut LAN card ini adalah sebuah kartu yang berfungsi
sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Komponen ini
biasanya sudah terpasang secara onboard di beberapa komputer atau laptop.
Gambar NIC
2. Kabel Jaringan
Kabel dalam sebuah jaringan digunakan sebagai media penghubung. Meskipun sekarang sudah ada teknologi tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering digunakan karena mudah dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tipe kabel yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer seperti : Coaxial, UTP, STP dan Fiber Optic.
Gambar kabel jaringan
3. Konektor
Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabel dengan colokan NIC (Network Interface Card) yang ada pada komputer Anda. Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya Konektor RJ-45 berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel coaxial dan konektor ST berpasangan dengan kabel fiber optic.
Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabel dengan colokan NIC (Network Interface Card) yang ada pada komputer Anda. Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya Konektor RJ-45 berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel coaxial dan konektor ST berpasangan dengan kabel fiber optic.
4. HUB
Hub
adalah Alat penghubung atar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan
oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal
hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada
satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya
di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca
paket tersebut.
Gambar
HUB
Saat
ini hub sudah banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Alasan penggantian
ini biasanya adalah karena hub mempunyai kecepatan transfer data yang lebih
lambat daripada switch. Hub dan switch mempunyai kecepatan transfer data sampai
dengan 100 Mbps bahkan switch sudah dikembangkan sampai kecepatan 1 Gbps.
5. Switch
Switch pada prinsipnya sama dengan hub bedanya switch lebih pintar daripada hub karena mampu menganalisa paket data yang dilewatkan padanya sebelum dikirim ke tujuan. Selain itu switch juga memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.
Gambar Switch
6. Repeater
Gambar Reapeter
Repeater adalah sebuah
komponen yang berfungsi memperkuat sinyal. Sinyal yang diterima dari satu
segmen kabel LAN ke segmen LAN berikutnya akan dipancarkan kembali dengan
kekuatan sinyal asli pada segmen LAN pertama sehingga dengan adanya repeater
ini, jarak antara dua jaringan komputer dapat diperluas.
7. Router
Router memiliki
kemampuan untuk menyaring atau menfilter data yang lalu lalang di jaringan
berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Sama seperti hub/switch, router juga
dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan seperti jaringan model
LAN, MAN, bahkan WAN.
Gambar Router
8. Modem
Modem digunakan sebagai
penghubung jaringan LAN dengan internet. Dalam melakukkan tugasnya, modem akan
mengubah data digital kedalam data analog yang bisa dipahami oleh kita manusia ataupun
sebaliknya.
Gambar Modem















